Bintang Brad Pitt sebagai balap karyawan ex-PBB di seluruh dunia dalam upaya
untuk menghentikan pandemi zombie di seluruh dunia dalam adaptasi luas Marc
Forster dari novel laris Max Brooks 'dengan nama yang sama. Pensiunan U.N.
penyidik Gerry Lane (Brad Pitt) dan keluarganya yang duduk dalam apa yang
tampaknya menjadi Philadelphia kemacetan khas ketika helikopter mulai berputar
menakutkan di atas kepala, dan ledakan melempar kota menjadi panik. Dalam
sekejap mata, jalan-jalan yang dikonsumsi oleh kekacauan. Ketika Gerry belajar
bahwa katalis untuk kekacauan adalah virus yang sangat menular yang mengubah
mereka yang kontrak menjadi maniak mengamuk, dan bahwa legiun terinfeksi tumbuh
di semua benua, dia setuju untuk bergabung dengan mantan rekan-rekannya dalam
menemukan sumber merajalela wabah sehingga istri dan dua anak perempuan akan
dijamin keselamatan kapal armada PBB di Samudera Atlantik. Setelah melacak
e-mail penting untuk sebuah pangkalan militer AS di Korea Selatan, Gerry
belajar bahwa infeksi telah menyebar lebih cepat daripada orang menyadari.
Meskipun perjalanan berikutnya ke Yerusalem,
di mana pemerintah telah membangun dinding besar untuk menjaga keamanan
masyarakat, awalnya menawarkan harapan bahwa gerombolan tumbuh dapat disimpan
di teluk, sebuah pelanggaran yang tak terduga mengirimkan Gerry kembali ke
langit untuk mencari nol pasien. Hanya ketika Gerry berpikir, dia menelusuri
asal-usul virus, namun, yang tak terpikirkan terjadi. Selanjutnya terdampar di
Cardiff dengan tentara Israel takut, Gerry cepat membuat perjalanan ke sebuah
pos Organisasi Kesehatan Dunia di mana beberapa ilmuwan yang tersisa telah
menemui jalan buntu dalam pencarian mereka untuk penyembuhan. Tapi perjuangan
masih jauh dari selesai, Gerry mereview pikirannya dari melihat lihat terdahulu
zombie tidak menyerang orang yang terkena virus . maka Gerry menguji percobaan
yang gila yaitu menyuntikkan virus H5N1 kepada dirinya ternyata dugaan Gerry
benar dan mengungkapkan cara melawan zombie yaitu menyuntikkan virus kepada
diri sendiri dan menceritakan kesuluruh dunia . akhirnya Gerry berhasil kembali
AS dan menyelamatkan manusia yang tersisa .
Film action barat berjudul “London Has
Fallen” ini merupakan film yang bercerita tentang sebuah serangan yang terjadi
di negara Inggris dan Eropa. Awal mula dari meninggalnya Perdana Inggris secara
misterius, semua pemimpin negara Barat harus menghadiri pemakamannya, namun
semuanya berubah menjadi sebuah kejadian mematikan dan serangan untuk membunuh
para pemimpin dengan tujuan agar melepaskan visi masa depan. Presiden Amerika
Serikat Benjamin Asher ( Aaron Eckhart ) yang menjadi incaran berusaha
dilindungi oleh agen dinas rahasia Mike Banning ( Gerard Butler ).
Semua terjadi di gereja diLondon , semua
presiden ditembak dan di bom oleh pasukan teroris yang sangat keji ,luluh
lantah London oleh pasukan teroris tersebiut . dan yang hidup tinggal presiden
Amerika Serikat Benjamin Asher , mereka berlari dari kejaran teroris ke tempat
rahasia yaitu MI-6 dan menghubungi ke wapres Amerika menggunakan sandi morse
,tetapi disadap oleh teroris dan mereka ketahuan keberadaannya ,jalan satu
satunya yaitu ke gedung dubes Amerika untuk London , ditengah perjalanan mobil
mereka ditabrak truk teroris , Benjamin ditangkap .
Sebelumnya wapres sudah menghubungi jenderal
London untuk menjemput mereka di gedung tersebut , karena telat Benjamin ditangkap
. namun pengabdian Mike Banning diuji untuk melakukan pembebasan di gedung
rahasia milik teroris bersama prajurit London . baku tembak tidak terelakkan ,
Mike Banning mempunyai ide brilian dan akhirnya gembong teroris tersebut
dibunuh dengan cara pengeboman yang sudah ditaruh oleh Mike didalam gedung
tersebut dan presiden dibebaskan . pengabidan mike banning terhadap presiden
sangatlah berharga ,mike banning mendapatkan perhargaan dan hidup sejahtera di
negaranya .
Saluang adalah alat musik tradisional khas Minangkabau, Sumatera Barat. Yang mana alat musik tiup ini terbuat dari bambu tipis atau talang (Schizostachyum brachycladum
Kurz). Orang Minangkabau percaya bahwa bahan yang paling bagus untuk
dibuat saluang berasal dari talang untuk jemuran kain atau talang yang
ditemukan hanyut di sungai. Alat ini termasuk dari golongan alat musik suling,
tapi lebih sederhana pembuatannya, cukup dengan melubangi talang dengan
empat lubang. Panjang saluang kira-kira 40-60 cm, dengan diameter 3-4
cm. Adapun kegunaan lain dari talang adalah wadah untuk membuat lamang (lemang),
salah satu makanan tradisional Minangkabau. dalam mebuat saluang ini
kita harus menentukan bagian atas dan bawahnya terlebih dahulu untuk
menentukan pembuatan lubang, kalau saluang terbuat dari bambu, bagian
atas saluang merupakan bagian bawah ruas bambu. pada bagian atas saluang
diserut untu dibuat meruncing sekitar 45 derajat sesuai ketebalan
bambu. untuk membuat 4 lubang pada alat musik tradisional
saluang ini mulai dari ukuran 2/3 dari panjang bambu, yang diukur dari
bagian atas, dan untuk lubang kedua dan seterusnya berjarak setengah
lingkaran bambu. untuk besar lubang agar menghasilkan suara yang bagus,
haruslah bulat dengan garis tengah 0,5 cm.
Pemain saluang legendaris bernama Idris Sutan Sati dengan penyanyinya Syamsimar.
Keutamaan para pemain saluang ini adalah dapat memainkan saluang
dengan meniup dan menarik napas bersamaan, sehingga peniup saluang dapat
memainkan alat musik itu dari awal dari akhir lagu tanpa putus. Cara
pernapasan ini dikembangkan dengan latihan yang terus menerus. Teknik
ini dinamakan juga sebagai teknik manyisiahan angok (menyisihkan napas).
Tiap nagari
di Minangkabau mengembangkan cara meniup saluang, sehingga
masing-masing nagari memiliki ciri khas tersendiri. Contoh dari ciri
khas itu adalah Singgalang, Pariaman, Solok Salayo, Koto Tuo, Suayan dan
Pauah. Ciri khas Singgalang dianggap cukup sulit dimainkan oleh pemula,
dan biasanya nada Singgalang ini dimainkan pada awal lagu. Sedangkan,
ciri khas yang paling sedih bunyinya adalah Ratok Solok dari daerah Solok
.
Dahulu, kabarnya pemain saluang ini memiliki mantera tersendiri yang
berguna untuk menghipnotis penontonnya. Mantera itu dinamakan Pitunang Nabi Daud. Isi dari mantera itu kira-kira : Aku
malapehan pituang Nabi Daud, buruang tabang tatagun-tagun, aia mailia
tahanti-hanti, takajuik bidodari di dalam sarugo mandanga bunyi saluang
ambo, kununlah anak sidang manusia...... dan seterusnya
Tarian Serimpi merupakan tarian bernuansa mistik. Menurut sejarah nya
Tari serimpi berasal dari daerah Yogyakarta/jogja. Tari serimpi
diiringi oleh gamelan Jawa. Tarian ini dimainkan oleh dua orang penari
wanita. Gerakan tangan yang lambat dan gemulai, merupakan ciri khas dari
tarian Serimpi. Tarian srimpi sangopati karya Pakubuwono IX ini,
sebenarnya merupakan tarian karya Pakubuwono IV yang memerintah Kraton
Surakarta Hadiningrat pada tahun 1788-1820 dengan nama Srimpi sangopati
kata sangapati itu sendiri berasal dari kata “sang apati” sebuah sebutan
bagi calon pengganti raja. Tarian ini melambangkan bekal untuk kematian
(dari arti Sangopati) diperuntukan kepada Belanda.
Dari nama Tari serimpi jawa tengah, Srimpi bersinonimkan bilang empat.
Tarian Jawa yang berasal dari Yogyakarta ini kebanyakan ditarikan oleh
penari dengan jumlah empat orang diiringi oleh musik gamelan Jawa.
Gerakan tangan yang lambat dan gemulai, merupakan ciri khas dari tarian
Serimpi. Menurut Kanjeng Brongtodiningrat, komposisi penari Serimpi
melambangkan empat unsur dari dunia, Yakni grama (api), angin (udara),
toya (air), dan bumi (tanah).
Selain itu kata “srimpi” juga diartikan dengan akar kata “impi” [dalam
bahasa Jawa] atau mimpi. Serimpi merupakan seni yang adhiluhung serta
dianggap pusaka Kraton. Tema yang ditampilkan pada tari Serimpi
sebenarnya sama dengan tema pada tariBedhaya Sanga, yaitu menggambarkan
pertikaian antara dua hal yang bertentangan antara baik dengan buruk,
antara benar dan salah antara akal manusia dan nafsu manusia.
Dahulu Tari Srimpi diperuntukan hanya untuk masyarakat di lingkungan
istana Yogyakarta, yakni pada saat menyambut tamu kenegaraan atau tamu
agung. Dalam perkembanganya, tari Srimpi mengalami perubahan, sebagai
penyesuaian terhadap kebutuhan yang ada di dalam masyarakat saat ini.
Salah satu penyesuaian yang dilakukan yakni pada segi durasi. Srimpi,
versi zaman dahulu dalam setiap penampilannya bisa disajikan selama
kurang lebih 1 jam. Sekarang, untuk setiap penampilan di depan umum
[menyambut tamu negara], Srimpi ditarikan dengan durasi kurang lebih
11-15 menit saja dengan menghilangkan gerakan pengulangan dalam tari
srimpi.
Diakhir abad ke 14, ketika Kerajaan Majapahit di perintah oleh Raja Brawijaya terakhir yaitu Kertabumi. Pada waktu itulah kesenian Reog diciptakan oleh Patih yang melarikan diri ke daerah wengker yang kini di sebut Ponorogo. Dari kota kecil itulah Reog di kenal dan menjadi ciri khas Kesenian Jawa Timur.
Pada waktu itu diciptakan oleh Ki Ageng Kutu. Reog adalah sebuah pertunjukan untuk memperolok sekaligus memperingatkan raja atas kebijaksaannya yang banyak di pengaruhi oleh permai suri. Dalam pertunjukan Reog ditampilkan topeng berbentuk kepala singa yang dikenal sebagai "Singa Barong",
raja hutan, yang menjadi simbol untuk Kertabhumi, dan diatasnya
ditancapkan bulu-bulu merak hingga menyerupai kipas raksasa yang
menyimbolkan pengaruh kuat para rekan Cinanya yang mengatur dari atas
segala gerak-geriknya.
Jatilan, yang diperankan oleh kelompok penari gemblak
yang menunggangi kuda-kudaan menjadi simbol kekuatan pasukan Kerajaan
Majapahit yang menjadi perbandingan kontras dengan kekuatan warok, yang
berada dibalik topeng badut merah yang menjadi simbol untuk Ki Ageng
Kutu, sendirian dan menopang berat topeng singabarong yang mencapai
lebih dari 50 kg hanya dengan menggunakan giginya. Kepopuleran Reog Ki Ageng Kutu akhirnya menyebabkan Bhre Kerthabumi mengambil tindakan dan menyerang perguruannya, pemberontakan oleh warok dengan cepat diatasi, dan perguruan dilarang untuk melanjutkan pengajaran akan warok.
Namun murid-murid Ki Ageng kutu tetap melanjutkannya secara diam-diam.
Walaupun begitu, kesenian Reognya sendiri masih diperbolehkan untuk
dipentaskan karena sudah menjadi pertunjukan populer di antara
masyarakat, namun jalan ceritanya memiliki alur baru di mana ditambahkan
karakter-karakter dari cerita rakyat Ponorogo yaitu Kelono Sewandono, Dewi Songgolangit, dan Sri Genthayu.
Reog modern biasanya dipentaskan dalam beberapa peristiwa seperti
pernikahan, khitanan dan hari-hari besar Nasional. Seni Reog Ponorogo
terdiri dari beberapa rangkaian 2 sampai 3 tarian pembukaan. Tarian
pertama biasanya dibawakan oleh 6-8 pria gagah berani dengan pakaian
serba hitam, dengan muka dipoles warna merah. Para penari ini
menggambarkan sosok singa yang pemberani. Berikutnya adalah tarian yang
dibawakan oleh 6-8 gadis yang menaiki kuda. Pada reog tradisionil,
penari ini biasanya diperankan oleh penari laki-laki yang berpakaian
wanita. Tarian ini dinamakan tari jaran kepang atau jathilan, yang harus dibedakan dengan seni tari lain yaitu tari kuda lumping.
Tokoh-tokoh dalam Kesenian Reog adalah:
Jathil
Warok
Barong (Dadak Merah)
Klono Sewandono
Bujang Ganong
Tarian pembukaan lainnya jika ada biasanya berupa tarian oleh anak
kecil yang membawakan adegan lucu yang disebut Bujang Ganong atau
Ganongan.
Setelah tarian pembukaan selesai, baru ditampilkan adegan inti yang
isinya bergantung kondisi dimana seni reog ditampilkan. Jika berhubungan
dengan pernikahan maka yang ditampilkan adalah adegan percintaan. Untuk
hajatan khitanan atau sunatan, biasanya cerita pendekar,
Adegan dalam seni reog biasanya tidak mengikuti skenario yang
tersusun rapi. Disini selalu ada interaksi antara pemain dan dalang
(biasanya pemimpin rombongan) dan kadang-kadang dengan penonton.
Terkadang seorang pemain yang sedang pentas dapat digantikan oleh pemain
lain bila pemain tersebut kelelahan. Yang lebih dipentingkan dalam
pementasan seni reog adalah memberikan kepuasan kepada penontonnya.
Adegan terakhir adalah singa barong, dimana pelaku memakai topeng berbentuk kepala singa dengan mahkota yang terbuat dari bulu burung merak.
Berat topeng ini bisa mencapai 50-60 kg. Topeng yang berat ini dibawa
oleh penarinya dengan gigi. Kemampuan untuk membawakan topeng ini selain
diperoleh dengan latihan yang berat, juga dipercaya diproleh dengan
latihan spiritual seperti puasa dan tapa.
Tarian sejenis Reog Ponorogo yang ditarikan di Malaysia dinamakan Tari Barongan tetapi memiliki unsur Islam. Tarian ini juga menggunakan topeng dadak merak,
yaitu topeng berkepala harimau yang di atasnya terdapat bulu-bulu
merak. Deskripsi dan foto tarian ini ditampilkan dalam situs web resmi
Kementerian Kebudayaan Kesenian dan Warisan Malaysia.
Kontroversi timbul karena pada topeng dadak merak di situs resmi tersebut terdapat tulisan "Malaysia", dan diakui sebagai warisan masyarakat keturunan Jawa yang banyak terdapat di Batu Pahat, Johor dan Selangor, Malaysia. Hal ini memicu protes berbagai pihak di Indonesia,
termasuk seniman Reog asal Ponorogo yang menyatakan bahwa hak cipta
kesenian Reog telah dicatatkan dengan nomor 026377 tertanggal 11
Februari 2004, dan dengan demikian diketahui oleh Menteri Hukum dan HAM
Republik Indonesia. Ditemukan pula informasi bahwa dadak merak yang terlihat di situs resmi tersebut adalah buatan pengrajin Ponorogo.Ribuan seniman Reog sempat berdemonstrasi di depan Kedutaan Malaysia di Jakarta. Pemerintah Indonesia menyatakan akan meneliti lebih lanjut hal tersebut
Kesenian Gandrung dari Banyuwangi bisa di bilang ibu daru kesenian-kesenian yang ada di Banyuwangi. Kesenian-kesenian yang lain seperti Gedogan, Mocoa dan lain-lain, sangat dipengaruhi oleh Gandrung. Angklung Banyuwangi dengan perangkat gamelan juga sangat di pengaruhi kesenian Gandrung. Tidak ada catatan tentang kapan Gandrung ini lahir. Tapi kita ketahui dari catatan lanjut, Gandrung perempuan mulai menari sejak umur 10 tahun pada tahun 1895.
Namun dari catatan dan cerita para tua-tua, sebenarnya sebelum seni ini, sudah ada seni Gandrung Lanang yang berarti Gandrung yang di tarikan laki-laki tetapi dengan pakaian wanita. Penari Gandrung wajib melayani para tamu. Harus rendah hati, ramah tamah, dan tidak boleh pilih kasih. Setiap pementasan atau undangan, harus ada "Peras" di kamar rias satu dan di setiap pemain satu. Itu memang persyaratannya, kalau tidak ada maka salah satu pemain akan sakit atau dapat halangan.
Fungi kesenian Gandrung Banyuwangi adalah tari pergaulan yang sama saja dengan tari yang lain, sebagai tanda. Tapi Gandrung mempunyai ciri khas sendiri yakni, tata gerak maupun tata iringan dan vokal. Dalam menari Gandrung, terdapat 3 tahap yaitu:
Tahap Jejer. Penari Gandrung menari sendiridan menyanyikan lagu podononton. Para tamu hanya bisa menyaksikan atau melihat tanpa ikut menari
Tahap Maju. Pada tahan ini, para penari Gandrung mulai melayani para tamu satu persatu sampai subuh. Di tahap ini, banyak kejadian yang melanggar norma. Karna di pacu panas dan minuman keras. Mungkin karna kejadian ini, minat pelestarian dan penerus tarian Gandrung mulai berkurang.
Tahap Seblang Subuh. Para penari Gandrung mulai bernyanyi yang liriknya berisikan pantun-pantun yang berisikan nasihat kepada para tamu.
Kesenian gandrung Banyuwangi masih tegar dalam menghadapi gempuran arus globalisasi,
yang dipopulerkan melalui media elektronik dan media cetak. Pemerintah
Kabupaten Banyuwangi pun bahkan mulai mewajibkan setiap siswanya dari SD
hingga SMA untuk mengikuti ekstrakurikuler kesenian Banyuwangi. Salah
satu di antaranya diwajibkan mempelajari tari Jejer yang merupakan
sempalan dari pertunjukan gandrung Banyuwangi. Itu merupakan salah satu
wujud perhatian pemerintah setempat terhadap seni budaya lokal yang
sebenarnya sudah mulai terdesak oleh pentas-pentas populer lain seperti dangdut dan campursari.
Sejak tahun 2000, antusiasme seniman-budayawan Dewan Kesenian Blambangan meningkat. Gandrung, dalam pandangan kelompok ini adalah kesenian yang mengandung nilai-nilai historis komunitas yang terus-menerus tertekan secara struktural maupun kultural. Dengan
kata lain, Gandrung adalah bentuk perlawanan kebudayaan daerah
masyarakat.
Indonesia kembali di landa bencana alam. Beberapa waktu yang lalu, Garut yang di landa bencana. Hujan deras yang menerjang Garut mengakibatkan banjir bandang yang menyapu habis semua pemukiman yang ada di Garut. Menurut Rektor Universitas Gajah Mada, banjir bandang bisa saja terjadi karena daerah Garut layaknya mangkok. Karena daerah Garut di kelilingi oleh 7 gunung api, sehingga air berpusat pada satu titik. Kondisi ini juga diperparah karna daerah aliran sungai (DAS) Cimanuk mengalami pendangkalan.
Jumlah korban meninggal akibat banjir bandang saat ini ada 30 orang. Letkol Arm Setyo Hani Susanto mengatakan data korban hilang hingga kini mencapai angka 22 orang. Sebelumnya banjir kembali menyapu wilayah
Kabupaten Garut, tepatnya di Desa Mekarjaya dan Girijaya, Kecamatan
Cikajang. Dikutip dari JPNN, tercatat 99 rumah di Mekarjaya dan 19 rumah
di Girijaya terendam air. Di kedua desa itu genangan air mencapai
ketinggian 1,5 meter. Ada sekitar 104 kepala keluarga yang terkena dampak banjir dan diungsikan ke tempat yang lebih aman. Akibat banjir yang terjadi pada tanggal 20 September 2016 ini, proses pencarian korban banjir bandang terpaksa di hentikan, karna Cikajang merupakan hulu Sungai Cimanuk, jadi dikhawatirkan ada banjir susulan. Banjir bandang dan longsor dipicu hujan deras sejak Selasa (20/9), pukul
19.00 WIB. Curah hujan tinggi menyebabkan debit Sungai Cimanuk dan
Sungai Cikamuri naik secara cepat.
Akibat hujan deras yang menerjang Garut, menyebabkan longsor di beberapa tempat. Sedikitnya 433 korban bencana banjir bandang Kabupaten Garut menghuni
Markas Komando Resort Militer 062 Tarumanagara yang dijadikan pos
pengungsian. "Pengungsi ditempatkan di aula Korem dalam keadaan baik. Ketersediaan
permakanan, air bersih cukup. Plus bantuan dari masyarakat," kata Kepala
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei di
Garut.
Tapi puluhan warga korban banjir bandang Kampung Ciseupan Kecamatan Cibatu,
nekat kembali ke rumahnya yang nyaris rubuh. Hal itu mereka lakukan
karena tidak ada lagi tempat tinggal yang bisa digunakan mereka bersama
keluarganya. Mereka juga berharap Pemerintah memberikan rehab bagi rumah mereka karna mereka sudah menempati rumah mereka itu selama puluhan tahun dan baru kali ini mengalami bencana ini.
Presiden Joko Widodo berkunjung ke Garut, Jawa Barat, untuk mengecek
dampak tanah longsor dan banjir bandang. Setelah menyaksikan kondisi
lingkungan di sekitar daerah aliran sungai pasca-bencana, Jokowi
menginstruksikan Kepala Kepolisian RI Tito Karnavian bertindak tegas.
"Saya instruksikan Kapolri menindak tegas para pelaku perusakan
lingkungan yang menyebabkan banjir bandang, seperti yang terjadi di
Garut ini," ujar Jokowi di Garut, seperti dikutip dari siaran pers
Istana Kepresidenan, Kamis, 29 September 2016.
Semoga pemerintah mulai mempercepat evakuasi agar para korban cepat di temukan. Serta pemerintah juga memikirkan nasib para warga yang sedang tinggal di tempat pengungsian.