Minggu, 07 Januari 2018

9 CARA MEMBUAT MASKER PUTIH TELOR

Putih telur dikenal sangat bermanfaat bagi dunia kecantikan. Putih telur memiliki nutrisi yang baik bagi kesehatan kulit, diantaranya protein, kalium, riboflavin, dan magnesium. Manfaat yang didapat dari penggunaan putih telur pada kulit, khususnya wajah, yakni dapat mengecilkan pori dan mengurangi jumlah sebum yang berlebih. Sebum sendiri adalah minyak alami yang dihasilkan oleh kulit. Jika produksi sebum berlebihan, maka kulit akan nampak berminyak dan menjadi tempat yang baik bagi pertumbuhan bakteri. Inilah yang menjadi salah satu cikal bakal munculnya jerawat.

Cara Membuat Masker Putih Telur Untuk Wajah

Pada umumnya, putih telur banyak digunakan sebagai masker wajah. Tidak hanya dengan penggunaan secara tunggal, melainkan juga dapat dikombinasi dengan bahan alami lainnya, seperti madu, lemon, dan alpukat. Selain praktis, putih telur juga mudah didapatkan sehingga menjadi salah satu bahan yang paling sering digunakan untuk membuat masker wajah. Berikut ini beberapa cara membuat masker putih telur wajah berbahan dasar putih telur yang bisa dilakukan sendiri di rumah.

1. Putih Telur

Pada dasarnya, penggunaan putih telur sebagai masker, tanpa kombinasi dari bahan lain, sudah cukup untuk memberi manfaat bagi kecantikan wajah. Hanya dengan mengoleskan putih telur pada wajah dan mendiamkannya selama 15 menit, maka kulit wajah akan terasa kencang dan segar setelah wajah dibersihkan.

2. Putih Telur – Perasan Lemon

Kombinasi antara putih telur dan lemon sangat bermanfaat bagi kulit beminyak dan berjerawat. Kombinasi ini termasuk jenis masker putih telur yang sederhana karena pembuatannya cukup mudah dengan bahan yang sedikit. Hanya dengan mencampurkan 1 butir putih telur dengan ½ buah perasan lemon, maka sudah cukup untuk membuat kulit wajah bersih dan terasa kencang, tanpa kilap.

3. Putih Telur – Yogurt

Masker putih telur yang dikombinasi dengan yogurt berfungsi untuk mencegah jerawat dan menjaga keremajaan kulit. Masker ini cukup mudah untuk dibuat, yakni hanya dengan mencampurkan 1 butir putih telur dan 3 sendok makan yogurt organik, maka masker siap untuk digunakan. Agar mendapatkan hasil yang optimal, penggunaan masker dilakukan selama 15-20 menit. Setelah itu, wajah dibersihkan dengan air hangat.

4. Putih Telur – Madu – Perasan Lemon

Perpaduan ketiga bahan ini juga banyak digunakan sebagai masker wajah. Putih telur yang berfungsi sebagai peringkas pori, dipadukan dengan madu dan lemon yang berfungsi sebagai antibakteri dan pencerah wajah. Selain bahannya mudah didapatkan, campuran masker ini juga relatif murah dan mudah untuk dibuat. Komposisi yang dibutuhkan meliputi: 1 butir putih telur, 1 sendok teh perasan lemon, dan ½ sendok teh madu. Ketiga bahan ini dicampur merata dan diaplikasikan pada wajah selama 10-15 menit. Setelah masker mengering, lalu bersihkan dengan air hangat. Maka kulit wajah akan terasa lebih lembut dan cerah merona.

5. Putih Telur – Madu – Oatmeal

Masker yang terbuat dari putih telur, madu, dan oatmeal sangat cocok untuk semua jenis kulit. Jadi, tidak perlu khawatir untuk menggunakan masker jenis ini. Pembuatan masker ini pun relatif mudah dan bahannya juga murah, yakni hanya dengan mencampurkan madu dan oatmeal masing-masing 1 sendok teh, dan 1 butir putih telur, maka masker siap digunakan.

6. Putih Telur – Bubuk Kunyit – Perasan Jeruk

Penggunaan bubuk kunyit pada wajah berfungsi sebagai penghilang noda bekas jerawat. Perpaduan antara putih telur, perasan jeruk, dan bubuk kunyit cukup efektif dalam mencerahkan wajah secara optimal. Hanya dengan mencampurkan bubuk kunyit dan perasan jeruk, masing-masing 1 sendok teh, lalu ditambahkan dengan 1 butir putih telur, maka masker siap untuk digunakan.

7. Putih Telur – Yogurt – Alpukat

Alpukat dikenal baik sebagai pelembab kulit, begitu pun dengan yogurt yang cukup efektif sebagai antibakteri. Perpaduan antara putih telur, yogurt, dan alpukat dapat memberikan efek kenyal serta mencegah munculnya jerawat pada wajah. Pembuatan masker dari campuran ketiga bahan ini pun cukup mudah, yakni dengan mencampurkan 1 butir putih telur, ¼ buah alpukat matang, dan 1 sendok teh yogurt, lalu masker diaplikasikan pada wajah. Setelah 15 menit masker digunakan pada wajah, lalu wajah dibersihkan dengan air hangat. Dengan begitu, wajah akan terhidrasi secara maksimal.

8. Putih Telur – Madu – Alpukat – Susu

Kombinasi antara putih telur, madu, alpukat, dan susu, terbukti dapat memberi nutrisi pada kulit. Tidak hanya dapat melembabkan, melainkan juga meminimalkan kerutan di wajah. Cara pembuatan maskernya pun cukup mudah yakni dengan mencampurkan 1 butir putih telur, ¼ buah alpukat, serta susu dan madu masing-masing 1 sendok teh. Penggunaan masker ini pada wajah sekitar 15 menit akan memberikan hasil yang optimal.

9. Putih Telur – Madu – Yogurt – Perasan Mentimun

Masker dengan kombinasi antara putih telur, madu, yogurt, dan perasan mentimun sangat cocok untuk semua jenis kulit wajah. Hanya dengan mencampurkan madu, yogurt, dan perasan mentimun, masing-masing 1 sendok teh, ditambah dengan 1 butir putih telur, maka akan didapatkan wajah yang bersih dari jerawat, lembab, segar, dan lebih cerah.
Demikian cara membuat masker putih telur yang telah dijelaskan diatas. Pada dasarnya, hampir seluruh bahan bernutrisi dapat dijadikan kombinasi untuk masker putih telur. Berbagai kombinasi tersebut akan menghasilkan efek yang berbeda-beda pada wajah, tergantung dari khasiat dan kandungan bahan yang digunakan. Maka, dalam berinovasi membuat kombinasi masker putih telur, dibutuhkan kreativitas dan pengetahuan akan masing-masing bahan yang digunakan.

Selain itu, memperhatikan kebutuhan jenis kulit juga sangatlah penting. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan reaksi alergi jika masker tidak cocok untuk semua jenis kulit. Bila setelah menggunakan masker timbul reaki alergi, maka segeralah berkonsultasi dengan dokter agar efeknya tidak semakin parah.

10 CARA MERAWAT TANAMAN DI PEKARANGAN RUMAH

Apa yang akan Anda rasakan ketika setiap hari bisa melihat pemandangan cantik dari tanaman-tanaman yang ada di pekarangan rumah? Tentunya menyenangkan, bukan? Meskipun hanya ada beberapa tanaman yang ada di pekarangan rumah, tapi tetap saja hal itu bisa membuat mata kita lebih tenang dan menjadikan pikiran terasa jauh lebih segar.
Supaya tanaman yang kita tanam bisa tumbuh dengan baik, maka dibutuhkan pemahaman yang cukup supaya hal itu bisa terjadi. Perlu diketahui bahwa tidak semua tanaman mampu tumbuh indah jika tidak diberikan perawatan khusus.

Misalnya saja mengenai masalah pencahayaan sinar matahari. Beberapa tanaman tertentu ada yang membutuhkan cahaya sangat terang, sedangkan beberapa jenis tanaman lainnya malah justru hanya membutuhkan sedikit cahaya matahari. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk memahami karakteristik daripada tanaman yang kita tanam.
Sebetulnya, apa saja sih cara yang mesti dilakukan supaya tanaman bisa tumbuh dengan baik? Berikut ini merupakan 10 cara merawat tanaman di pekarangan rumah yang bisa Anda coba.
  1. Cara menyiram
    Anda tentunya sudah tahu bahwa tiap pot memiliki bulatan-bulatan kecil dengan tujuan sebagai tempat keluarnya air. Nah, ketika Anda menyiram tanaman, siramlah tanaman sampai air meluap keluar dari lubang-lubang tersebut. Setelah airnya terlihat keluar, hentikan segera proses penyiraman supaya tidak terjadi kelebihan air yang malah membuat tanaman akan membusuk.
  2. Kelembaban
    Untuk Anda yang belum tahu bagaimana cara mengetahui bahwa tanaman kurang kelembaban, lihatlah bintik-bintik cokelat pada daun. Jika terdapat bintik-bintik cokelat pada daun, itu berarti tanaman tersebut membutuhkan tempat yang lebih lembab.
  3. Pencahayaan
    Sebagaimana yang telah dijelaskan di awal-awal, bahwa tidak semua jenis tanaman bisa tumbuh dengan baik di tempat yang kurang cahayanya. Beberapa tanaman tertentu butuh cahaya matahari yang cukup untuk bisa melakukan fotosintesis. Oleh sebab itu, tingkat pencahayaan sinar matahari begitu penting bagi tanaman seperti ini.
  4. Ubah tanah
    Meskipun pencahayaannya sudah tepat kemudian air yang dibutuhkan tanaman tercukupi dengan baik, terkadang ada juga tanaman yang tidak bisa tumbuh dengan maksimal. Solusinya, Anda bisa mengganti media tanam dengan tanah baru yang bisa memperbarui nutrisi tanaman.
  5. Bersihkan tanaman
    Sama seperti kita, tanaman juga ingin dirinya terlihat bersih dan terbebas dari kotoran. Untuk itu, bersihkan daun tanaman dengan kain halus atau bisa juga dengan menghindarkan mereka dari debu.
  6. Jauhkan dari hama dan serangga
    Tanaman dan bunga bisa menarik perhatian hama dan serangga. Meskipun kehadiran serangga dibutuhkan, akan tetapi hal itu tidaklah baik jika mereka tidak membantu proses penyerbukan dan malah merusak tanaman. Jauhkan tanaman dari mereka, dan jika perlu beri mereka pembasmi hama dan serangga.
  7. Memotong ranting
    Memotong ranting atau bunga kering yang mengganggu seakan-akan terlihat menyakiti tanaman itu sendiri. Padahal, hal ini perlu dilakukan supaya tanaman terlihat lebih bagus.
  8. Pupuk alami
    Pupuk alami seperti hal nya kotoran dan kompos sangat dibutuhkan pada masa pertumbuhan tanaman. Oleh karena itu, jangan lupa untuk menambahkan pupuk alami ke dalam tanah. Sebelum melakukannya, akan lebih baik jika Anda konsultasikan terlebih dahulu dengan orang yang memberikan bibit tanaman.
  9. Ganti pot
    Mengganti pot sesuai dengan ukuran dan umur tanaman juga penting karena hal ini bisa membantu mereka tumbuh sehat dan maksimal.
  10. Jangan biarkan tanaman sendirian
    Point yang terakhir ini bukan berarti Anda harus selalu dekat dengan tanaman ya. Tapi, ketika Anda ingin merawat tanaman, usahakan untuk membeli lebih dari satu tanaman dan letakkan tanaman tersebut secara berdekatan.
Nah, seperti itulah cara merawat tanaman di pekarangan rumah yang bisa Anda praktikkan dirumah. Mudahan-mudahan informasi kali ini dapat memberikan hasil terbaik bagi tanaman Anda.

PUISI 'AKU' CHAIRIL ANWAR

Puisi Chairil Anwar ‘Aku’

AKU
Kalau sampai waktuku
Aku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri
Dan aku akan lebih tidak peduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi

https://deweezz.com/kumpulan-puisi-chairil-anwar/

Kamis, 04 Januari 2018

JOKOWI AND 'BLUSUKAN'



Akhir tahun ini, para warga Jogjakarta, khususnya yang sedang berekreasi di Malioboro, dikejutkan dengan kehadiran bapak nomor 1 di Indonesia, yaitu Presiden Indonesia, Bapak Joko Widodo. Kehadiran Jokowi ini menjadi sorotan publik dan disambut secara antusias oleh para warga yang sedang bersantai ria. Kehadiran Jokowi ini merupakan salah satu dari aktivitas liburannya dengan para keluarga dan sekaligus melihat suasana dan kehangatan di Malioboro. Siapa sangka Jokowi akan menyempatkan menaiki salah satu andong di Malioboro? Mari simak berita berikut yang diliput oleh Tribunews.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

"Jokowi Blusukan ke Malioboro Sapa Warga, Sempatkan Beli Sandal dan Kaos hingga Naik Andong"

Jokowi Blusukan ke Malioboro Sapa Warga, Sempatkan Beli Sandal dan Kaos hingga Naik Andong
TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Presiden Joko Widodo melengkapi kunjungannya ke Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan blusukan ke kawasan Malioboro, Sabtu (30/12/2017).
Bersama kedua putranya Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, menantunya Selvi Ananda, serta cucunya Jan Ethes Srinarendra, Jokowi berjalan-jalan menyusuri kawasan Malioboro.

Berdasarkan rilis yang diterima dari Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, Jokowi yang menggunakan kaos berwarna merah berangkat dari Gedung Agung Istana Kepresidenan Yogyakarta sekira pukul 19.17 WIB dengan berjalan kaki.

Sontak saja kehadiran Presiden membuat terkejut para pengunjung, pedagang, maupun warga sekitar.Alhasil di sepanjang jalan menyusuri kawasan Malioboro, Presiden tak luput dari permintaan jabat tangan dan swafoto.
Bahkan, tak jarang pula masyarakat yang mengabadikan momen tersebut melalui perangkat gawai mereka. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi sesekali bercakap-cakap dengan para pedagang kaki lima yang sedang menjajakan dagangannya.

Ia juga sempat membeli tiga pasang sandal bertuliskan 'Jogja Keren' serta sejumlah kaos bermotif 'Djogjakarta'. Setelah menyusuri kawasan Malioboro selama hampir 40 menit, Jokowi beserta keluarganya kembali ke Gedung Agung Istana Kepresidenan Yogyakarta.

Namun, kali ini Jokowi memilih andong untuk mengantarkannya kembali ke Gedung Agung Istana Kepresidenan Yogyakarta yang berjarak sekitar 400 meter.





JAKARTA SIAGA BANJIR? ADA APA DENGAN JAKARTA?

Menuju penghujung tahun, Jakarta kembali di guyur hujan yang sangat lebat ditambah dengan angin kencang yang mengakibatkan banyak pepohonan tumbang dan salah satu penyebab yang sangat jadi uring-uringan para warga yaitu banjir. November ini, Jakarta kembali dihadang banjir. Kali ini bukan hanya di daerah dekat dengan dengan bantaran kali, tetapi sampai di pusat kota juga terdapat beberapa titik terkena banjir. Salah satu bioskop di Jakarta sempat menjadi sorota publik karena banjir mulai memasuki bagian dalam bioskop. Ada apa dengan Jakarta? Apakah Jakarta sudah di pastikan siaga banjir? Beginilah tanggapan dari Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, serta beberapa respond dari netizen yang diliput oleh account BBC.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

"Banjir Jakarta: Mengapa jadi subjek saling tuding dan bahan nyinyir?"

Banjir Jakarta pada Senin (11/12), sontak menjadi obrolan warga kota. Tidak hanya jadi objek kekesalan bagi mereka yang terkena dampak langsung banjir, tapi juga diperbincangkan hangat oleh para warganet.

Berdasarkan pantauan dari Spredfast.com, cuitan yang menggunakan kata 'banjir' melonjak drastis 2.166% dalam 24 jam terakhir. Terdapat lebih dari 74 ribu cuitan terkait bencana di sore Senin itu.

Salah satu obrolan yang ramai didiskusikan adalah tentang pernyataan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, yang mengatakan hujan deras yang mengguyur ibukota selama hampir dua jam itu, justru harus dilihat sisi positifnya.

"Allah lagi ngirimin hujan. Kalau kita punya sistem yang baik, hujan justru harus menjadi berkah bagi kita," tutur Sandi di Balaikota DKI Jakarta, Senin (11/12).

Bisa diduga, pernyataan Sandiaga Uno kemudian jadi bahan perbincangan -yang menanggapi positif, maupun yang nyinyir.

Seorang warganet dengan akun @Pusokoseto menyebut banjir yang melumpuhkan sebagian Jakarta itu hanyalah "air yang mengalir secara santun". Cuitannya telah di-retweet lebih 1.000 kali.

Twitter pesan oleh @Pusokoseto: Dear, Jakartans...Tolong ya, ini bukan #banjirini adalah aliran air yang mengalir secara santun sehingga air yang mengalir santun ini akan memberikan kesejukan karena air yang mengalir adalah sumber penghidupan karena airnya mengalir maka hidupnya pun mengalir.PLER!!
Sementara, merujuk pernyataan Sandiaga, Elida Hanum Daulay lewat akunnya 'mengajak' netizen untuk 'menyambut' banjir dengan "gembira".


Twitter pesan oleh @fyouknowwho: Yauda besok besok kalo jakarta banjir lagi, digembirakan saja. Kan itu airmata malaikat yg jatuh karna terharu

 Saling tuduh kembali terjadi

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan deras berujung banjir yang menggenangi Jalan Rasuna Said, Kuningan, Dukuh Atas, bahkan hingga kompleks menteri di Jalan Denpasar, karena adanya pengumpulan masa udara basah dan uap air yang cukup signifikan.
"Proses itu sudah berlangsung sejak Minggu 10 Desember, terjadi potensi pertumbuhan awan hujan, disusul hujan intensitas lebat hingga sangat lebat dalam hitungan jam." Banjir pun menggenang dengan ketinggian beragam, dari 40 sentimeter hingga satu meter.

putra

Alhasil, seperti yang kerap terjadi ketika banjir menerjang ibu kota, berbagai komentar saling tuduh pun bermunculan. Lewat akun Instagramnya, putra_hg mengunggah foto satir: banjir menggenang di Jalan Gatot Subroto, mobil harus bergerak pelan menembus banjir, sementara di pinggir jalan berdiri papan iklan besar dengan foto Anies-Sandi dengan tulisan "Selamat Datang".

Namun, tidak sedikit warganet yang tidak rela Anies-Sandi dipersalahkan. Banyak yang menulis bahwa banjir tidak bisa dikaitkan begitu saja kepada gubernur dan wakil gubernur ibukota itu, karena mereka baru "dua bulan dilantik".

Apalagi, Anies-Sandi disebut 'tidak pernah' mencantumkan penanggulangan banjir dalam janji kampanyenya.

Bahkan objek aksi saling tuding bergulir jauh hingga ke Presiden Joko Widodo. Sebuah video yang direkam saat Jokowi masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, ramai disebarkan.

Dalam video itu Jokowi menyebut, "Untuk banjir, masalahnya bukan Jakarta. Airnya hampir 90% berasal dari atas. (sebanyak) 13 sungai yang ada, itu kewenangannya dari pemerintah pusat". Dalam video itu kemudian muncul narasi bahwa jika menjadi presiden, Jokowi akan bisa menyelesaikan masalah itu.
Twitter pesan oleh @hnurwahid: Ingat banjir di Jkt,ingat bukan pd @jokowi gub DKI yg salahkan pemerintah pusat, tapi terutama pd pernyataan bhw lebih mudah atasi banjir&masalah Jkt bila terpilih sbg Presiden Indonesia. Sudah >3th pak@jokowi jadi Presiden RI, bila bersama2 dpt atasi banjir Jkt,tentu bagus skali
Tak ketinggalan, Wakil Ketua MPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid, menyindir sang presiden, lewat cuitannya yang telah di-retweet sebanyak lebih 300 kali.

Lalu, bagaimana solusinya?

Namun, apakah saling tuduh bisa menyelesaikan masalah?
Warganet Alldo Felix J. Lewat akut Twitternya @alldofj menyebut tidak. Dia mencuit berbagai upaya solusi pernah dicoba sejumlah gubernur Jakarta dalam lima tahun belakangan, tetapi tetap tidak berhasil menghentikan banjir di ibukota.

 Twitter pesan oleh @alldofj: Daftar penyebab utama banjir 5 tahun ke belakang @jokowi2013  pompa banjir rusak.2014  sampah.@basuki_btp2015  warga bantaran miskin kumuh.2016  kulit kabel dan sabotase.@aniesbaswedan dan @sandiuno2017
 Berdasarkan catatan, ketika Fauzi Bowo menjabat Gubernur DKI Jakarta lalu, sempat terjadi banjir pada bulan Februari dan November 2012. Sebanyak lebih dari 1.000 orang mengungsi. Ketika Jokowi memimpin, terjadi banjir pada pertengahan Januari 2013. Sebanyak 12 orang meninggal dunia dan puluhan ribu lainnya mengungsi.

Ketika Basuki Tjahaja Purnama menjadi gubernur DKI Jakarta, banjir juga terjadi setiap tahun mulai dari 2014 hingga 2017. Setidaknya total lima orang meninggal dunia dan puluhan ribu warga mengungsi. Dan ketika Anies baru beberapa waktu memimpin, banjir juga telah datang menerjang.

Akun @alldofj pun menulis, "Sekarang kita tahu bahwa mendiskusikan banjir dengan narasi politikus tidak akan menyelesaikan masalah".
Twitter pesan oleh @alldofj: Dulu  banjir salah masyarakat miskin yang tinggal di perkampungan kumuh.(Mereka digusur, banjir masih terjadi)Sekarang  banjir salah Gubernur baru?Sekarang akhirnya kita tahu bahwa mendiskusikan banjir dengan narasi politikus tak akan pernah menyelesaikan masalah.

Bagaimanapun, juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho, juga menulis di akun media sosialnya bahwa Jakarta sudah rawan banjir sejak zaman penjajahan Belanda. Dia pun mengunggah peta perubahan penggunaan lahan Jakarta dari 1972 hingga 2014, yang memperlihatkan semakin sedikitnya lahan hijau tempat resapan air.
Twitter pesan oleh @Sutopo_BNPB: Jakarta rawan banjir sejak jaman VOC-sekarang. Ancaman banjir makin meningkat seiring landuse change di Jabodetabek. Lihat citra satelit 1972-2014, warna merah adalah kawasan terbangun, hijau pepohonan. Siapapun yang menjadi Gubernur DKI Jakarta akan sulit menuntaskan banjir.

Meskipun begitu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berkata lain. Menurutnya, banjir yang melanda sejumlah wilayah di pusat Kota Jakarta pada Senin, juga disebabkan tali air yang terhambat karena proyek pembangunan LRT dan MRT.

"Kita akan tegas bahwa jangan menyepelekan soal saluran air, proyek harus jalan tapi saluran air juga harus di perhatikan karena itu merepotkan warga," ujar Anies kepada wartawan di balaikota, Selasa (12/12).

Memperbanyak daerah resapan air atau segera merapikan pembangunan proyek LRT-MRT, mungkin bisa turut mencegah parahnya anjir.

Namun, apakah itu benar-benar bisa membuat banjir tidak akan datang lagi di kemudian hari? Karena jika tidak, seperti yang terjadi kemarin dan waktu sebelum-sebelumnya, warganet akan terus 'bernyanyi,' dan saling menyalahkan, Juga saling nyinyir.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sampai sekarang kita juga tidak tahu bagaimana mengatasi ganasnya banjir yang terjadi di Jakarta yang semakin tahun semakin parah. Kita sebagai warga juga sebaiknya melihat kediri kita masing-masing, apakah kita pribadi sudah menjaga Ibu Kota ini dengan baik? apakah kita membuang sampah pada tempatnya? Jangan main asal tuduh para pemerintah yang sedang bersusah payah bekerja untuk membangun Jakarta menjadi lebih baik. Kita sebagai warga yang menempati Ibu Kota tercinta ini juga harus mau berperan aktif dalam menjaga kebersihan Jakarta, mulai dari sampai yang dari rumah hinggal sampah yang ada di sekeliling daerah kita.

Mari kita jaga Jakarta kita agar bersih dan terhindar banjir!

Minggu, 05 November 2017

EYD dan Tanda Baca



PENGERTIAN EJAAN
Pengertian Ejaan ialah keseluruhan system dan peraturan penulisan bunyi bahasa untuk mencapai keseragaman. Ejaan Yang Disempurnakan adalah ejaan yang dihasilkan dari penyempurnaan atas ejaan-ejaan sebelumnya.
Ejaan yang disempurnakan ( EYD ) mengatur :

1.Pemakaian Huruf
A.    Huruf Abjad
Huruf abjad yang terdapat di dalam bahasa Indonesia adalah :
A, B, C, D, E, F, G, H, I, J, K, L, M, N, O, P, Q, R, S, T, U, V, W, X, Y dan Z.
B.     Huruf Vokal
Huruf vokal di dalam bahasa Indonesia adalah : a, i, u, e dan o
C.     Huruf Konsonan
Huruf konsonan yang terdapat di dalam bahasa Indonesia adalah :
a, b, c, d, f, g, h, i, j, k, l, m, n, p, q, r, s, t, u, v, w, x, y dan z.   
D.    Huruf Diftong
Didalam bahasa Indonesia terdapat diftong yang dilambangkan dengan ai, au dan oi.
E.     Gabungan Huruf Konsonan
Di dalam bahasa Indonesia terdapat empat gabungan huruf yang melambangkan konsonan,  yaitu:
kh, ng, ny, dan sy. Masing-masing melambangkan satu bunyi konsonan.
F.      Pemenggalan Kata
a)      Pemenggalan kata pada kata dasar dilakukan dengan cara:
 Jika di tengah kata ada vokal yang berurutan, pemenggalan itu dilakukan diantara kedua huruf vokal itu.
Contoh: aula  menjadi au-la bukan a-u-l-a
b)      Jika di tengah kata ada konsonan termasuk gabungan huruf konsonan,  pemenggalan itu dilakukan sebelum huruf konsonan.
Contoh: bapak  menjadi ba-pak
c)      Jika di tengah kata ada dua huruf konsonan yang berurutan, pemenggalan itu dilakukan diantara kedua huruf  itu.
Contoh : mandi menjadi man-di
d)     Jika di tengah kata ada tiga buah huruf konsonan, pemenggalan itu dilakukan diantara huruf konsonan yang pertama dan kedua.
Contoh : ultra  menjadi ul-tra.



2. Pemakaian Huruf Kapital dan Huruf Miring
A.    Huruf Kapital atau Huruf Besar
Huruf Kapital dipakai sebagai huruf pertama pada awal kalimat, petikan langsung, ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhan, nama gelar kehormatan, unsur nama jabatan, nama orang, nama bangsa, suku, tahun, bulan, nama geografi, dll.
B.     Huruf Miring
Huruf Miring dalam cetakan dipakai untuk menuliskan nama buku, majalah, surat kabar, yang dikutip dalam tulisan, nama ilmiah atau ungkapan asing, dan untuk menegaskan huruf, bagian kata, atau kelompok kata.
3. Penulisan Kata
a)      Kata Dasar
Kata yang berupa kata dasar ditulis sebagai satu kesatuan.
b)      Kata Turunan
Imbuhan (awalan, sisipan, akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasarnya.
Jika bentuk kata dasar berupa gabungan kata, awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan kata yang langsung mengikuti atau mendahuluinya.
Jika bentuk dasar yang berupa gabungan kata mendapat awalan dan akhiran sekaligus, unsure gabungan kata itu ditulis serangkai.
Jika salah satu unsur gabungan kata hanya dipakai dalam kombinasi, gabungan kata itu ditulis serangkai.
c)      Bentuk Ulang
Bentuk ulang ditulis secara lengkap dengan menggunakan tanda hubung.
d)     Gabungan Kata
Gabungan kata yang lazim disebut kata majemuk, termasuk istilah khusus, unsure-unsurnya ditulis terpisah.

e)      Gabungan kata, termasuk istilah khusus, yang mungkin menimbulkan kesalahan pengertian dapat ditulis dengan tanda hubung untuk menegaskan pertalian unsur yang bersangkutan.

e)      Kata Ganti ku, kau, mu, dan nya
Kata ganti ku dan kau ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya; ku, mu, dan nya ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya.

f)       Kata Depan di, ke, dan dari
Kata depan di, ke, dan dari ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya kecuali di dalam gabungan kata yang sudah lazim dianggap sebagai satu kata seperti kepada dan daripada.

g)      Kata si dan sang
Kata si dan sang ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya.
h)      Partikel
Partikel –lah, -kah, dan –tah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya.
Partikel pun ditulis terpisah dari kata yang mendahuluinya.
Partikel per yang berarti ‘mulai’, ‘demi’, dan ‘tiap’ ditulis terpisah dari bagian kalimat yang mendahului atau mengikutinya.

i)        Singkatan dan Akronim
·         Singkatan ialah bentuk yang dipendekkan yang terdiri dari atas satu huruf atau lebih.
·         Akronim ialah singkatan yang berupa gabungan huruf awal, gabungan suku kata, ataupun gabungan huruf dan suku kata dari deret kata yang diperlakukan sebagai kata.
j)        Angka dan Lambang
·         Angka dipakai untuk menyatakan lambing bilangan atau nomor. Di dalam tulisan lazim digunakanangka Arab atau angka Romawi.
·         Angka lazim dipakai untuk melambangkan nomor jalan, rumah, apartemen, atau kamar pada alamat.
·         Angka digunakan untuk menyatakan (i) ukuran panjang, berat, luas, dan isi, (ii) satuan waktu, (iii) nilai uang, dan (iv) kuantitas.
·         Angka digunakan juga untuk menomori bagian karangan dan ayat kitab suci.
·         Penulisan lambang bilangan yang mendapat akhiran –an.
·         Lambang bilangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata ditulis dengan huruf kecuali jika beberapa lambang bilangan dipakai secara berurutan, seperti dalam perincian dan pemaparan.
·         Lambang bilangan pada awal kalimat ditulis dengan huruf. Jika perlu, susunan kalimat diubah sehingga bilangan yang tidak dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata tidak terdapat pada awal kalimat.
·         Angka yang menunjukkan bilangan utuh yang besar dapat dieja sebagian supaya lebih mudah dibaca.
·         Bilangan tidak perlu ditulis dengan angka dan huruf sekaligus dalam teks kecuali di dalam dokumen resmi seperti akta dan kuitansi.
·         Jika bilangan dilambangkan dengan angka dan huruf, penulisannya harus tepat.

4. Singkatan dan Akronim
Akronim adalah singkatan yang berupa gabungan huruf awal, suku kata, ataupun gabungan kombinasi huruf dan suku kata. Contoh : rudal ( peluru kendali ), tilang ( bukti pelanggaran )
5. Angka dan Lambang Bilangan
Penulisan angka dan bilangan terdiri dari beberapa cara yaitu :
A.     berasal dari satuan dasar sistem internasional, Contoh : arus listrik dituliskan A = ampere
B.     menyatakan tanda decimal, Contoh : 3,05 atau 3.05
6. Penulisan Unsur Serapan
Penulisan unsur serapan pada umumnya mengadaptasi atau mengambil dari istilah bahasa asing yang sudah menjadi istilah dalam bahasa Indonesia.
Contoh : president menjadi presiden
7. Pemakaian Tanda Baca
Pemakaian tanda baca terdiri dari tanda (.) , (,), (-), (;), (:), (”)
8. Pedoman Umum Pembentukan Istilah
Pembentukan istilah asing yang sudah menjadi perbendaharaan kata dalam bahasa Indonesia mengikuti kaidah yang telah ditentukan, yaitu :
A.    penyesuaian Ejaan.
Contoh : ae jika tidak bervariasi dengan e, tetap e, aerosol tetap aerosol

B.     penyesuaian huruf gugus konsonan.
Contoh : flexible  menjadi fleksibel

C.     penyesuaian akhiran.
Contoh : etalage  menjadi etalase

D.    penyesuaian awalan.
Contoh : amputation  menjadi amputasi
9. Gaya Bahasa
Gaya bahasa ialah penggunaan kata kiasan dan perbandingan yang tepat untuk mengungkapkan perasaan atau pikiran dengan maksud tertentu. Gaya bahasa berguna untuk menimbulkan keindahan dalam karya sastra atau dalam berbicara. Gaya bahasa disebut juga majas.
a)      Gaya bahasa simbolik adalah gaya bahasa yang menggunakan perbandingan simbol benda, lambang, binatang atau tumbuhan.
Contoh : Lintah darat harus dibasmi ( Lintah darat adalah simbol pemeras, rentenir atau pemakan riba)

b)      Gaya bahasa hiperbola adalah gaya bahasa yang menyatakan sesuatu secara berlebihan
Contoh : Tawanya menggelegar hingga membelah bumi.
Perubahan yang terdapat pada Ejaan Baru atau Ejaan LBK (1967), antara lain:
  • "tj" menjadi "c" : tjutji → cuci
  • "dj" menjadi "j": djarak → jarak
  • "j" menjadi "y" : sajang → sayang
  • "nj" menjadi "ny" : njamuk → nyamuk
  • "sj" menjadi "sy" : sjarat → syarat
  • "ch" menjadi "kh": achir → akhir
Beberapa kebijakan baru yang ditetapkan di dalam EYD, antara lain:
  • Huruf f, v, dan z yang merupakan unsur serapan dari bahasa asing diresmikan pemakaiannya.
  • Huruf q dan x yang lazim digunakan dalam bidang ilmu pengetahuan tetap digunakan, misalnya pada kata furqan, dan xenon.
  • Awalan "di-" dan kata depan "udi" dibedakan penulisannya. Kata depan "di" pada contoh di rumah, di sawah, penulisannya dipisahkan dengan spasi, sementara "di-" padadibeli atau dimakan ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya.
  • Kata ulang ditulis penuh dengan mengulang unsur-unsurnya. Angka dua tidak digunakan sebagai penanda perulangan
Secara umum, hal-hal yang diatur dalam EYD adalah:
  1. Penulisan huruf, termasuk huruf kapital dan huruf miring.
  2. Penulisan kata.
  3. Penulisan tanda baca.
  4. Penulisan singkatan dan akronim.
  5. Penulisan angka dan lambang bilangan.
  6. Penulisan unsur serapan.
Sebelumnya "oe" sudah menjadi "u" saat Ejaan Van Ophuijsen diganti dengan Ejaan Republik. Jadi sebelum EYD, "oe" sudah tidak digunakan.

Pemakaiaan tanda baca
            Dalam penulisan karangan dan karya ilmiah sering sekali terjadi kesalahan dalam penggunaan tanda baca dan huruf.  Sehingga menajadikan karangan dan karya ilmiah yang kita buat menjadi kurang baik karena ada kesalahan dalam penulisannya.  Dari semua kesalahan itu sebenarnya mereka mampu membuat karya ilmiah yang baik, akan tetapi mereka sering lalai dan ceroboh saat menggunakan tanda baca.  Karena tanda baca selalu di anggap sepele dalam penggunaannya sehingga kadang membuat kalimat yang berada pada karya ilmiah menjadi rancu dan berbeda arti. Suatu contoh yang dapat kita ambil “kucing makan ikan mati”. Dalam konteks kalimat ini bila tidak diberi pemisah tanda baca maka kalimat tersebut akan sulit dipahami oleh pembacanya. Dalam kalimat “kucing makan ikan mati” siapakah yang mati pada konteks kalimat ini?, akan tetapi bila kita ganti kembali konteks kalimat ini menjadi “kucing makan, ikan mati” siapakah yang mati dalam konteks kalimat ini, kemudian apabila kita ganti kembali konteks kalimat ini menjadi “kucing makan ikan, mati” siapakah yang mati dalam konteks ini?. Kucing makan ikan mati adalah salah satu contoh kalimat yang banyak persepsi apabila kita salah menggunakan tanda bacanya. Oleh karena itu, pemakaian tanda baca dalam penyusunan kalimat sangatlah perlu dan penting.
 Macam-macam tanda baca
1.      Tanda titil(.)
2.      Tanda koma(,)
3.      Tanda titik koma(;)
4.      Tanda titik dua (:)
5.      Tanda hubung (-)
6.      Tanda pisah (_)
7.      Tanda elipis (...)
8.      Tanda tanya (?)
9.      Tanda seru (!)
10.  Tanda kurung (())
11.  Tanda kurung siku([])
12.  Tanda petik ganda (“...”)
13.  Tanda petik tunggal (‘...’)
14.  Tanda garis miring (/)
15.  Tanda penyingkat (‘)
Fungsi tanda baca
            Fungsi tanda baca secara umum adalah untuk menjaga keefektifan komunikasi, berperan untuk menunjukkan struktur organisasi suatu tulisan dan juga intonasi serta jeda yang dapat diamati sewaltu pembacaan.  Setiap tanda baca juga mempunyai fungsi yang lebih mendalam sebagai berikut.


Tanda titik(.)
·         Tanda titik digunakan pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan.
Contoh:
Hari sabtu ada kuliah Bahasa Indonesia.
Kakeku tinggal di Solo.
·         Tanda titik digunakan untuk memisahkan bilangan ribuan dan kelipatannya.
Contoh:
Desa itu berpenduduk 3.500 orang.
Banjir bandang menewaskan 1.300 jiwa.
·         Tanda titik digunakan untuk memisahkan angka jam, menit, detik yang menunjukkan jangka waktu.
Contoh:
1.20.35 jam (1 jam, 20 menit, 35 detik)
2.30.45 jam (2 jam, 30 menit, 45 detik)
Tanda koma(,)
·         Tanda koma digunakan antara unsur-unsur dalam suatu perincian atau pembilangan.
Contoh:
Salman membeli kertas, pena, dan penghapus.
Surat biasa, surat kilat, ataupun surat khusus memerlukan perangko.
·         Tanda koma digunakan untuk memisahkan kalimat setara satu dengan kalimat setara berikutnya yang didahului kata tetapi atau melainkan.
Contoh:
Saya ingin datang ke pesta, tetapi di luar hujan
Seloka bukan anak Pak Wira, melaikan anak Pak Sulthan
·         Tanda koma digunakan untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalimat jika anak kalimat itu mengiringi induk kalimatnya.
Contoh:
Kalau hari ini hujan, saya tidak akan datang.
Karena sibuk, ia lupa akan janjinya.


·         Tanda koma digunakan untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain kalimat
Contoh :
Kata ibu, “saya gembira sekali”
·         Tanda koma digunakan untuk memisahkan kata seperti Oh, Ya, Hai.
Contoh:
Oh, begitu?
Hai, apa kabar?
·         Tanda koma digunakan diantara nama dan alamat, bagian-bagian alamat, tempat dan tanggal, dan nama tempat, wilayah atau nergri yang ditulis berurutan.
Contoh:
Surat-surat ini harap dialamatkan kepada Dekan Fakultas Teknologi Industri, Universitas Gunadarma, Depok.
Saudara anwar, jalan pisang satu batu 1, Depok.
·         Tanda koma digunakan diantara nama orang dan gelar akademik untuk membedakan dari nama singkatan sendiri
Contoh:
Kristianto, S.H.
Faza dhifan, S.T.
·         Tanda koma digunakan di muka angka persepuluh atau diantara rupiah dan sen yang dinyatakan dengan angka.
Contoh:
12,5 m

Tanda titik koma (;)
·         Tanda titik koma digunakan untuk memisahkan bagian-bagian yang kalimat yang sejenis setara.
Contoh:
Malam makin larut; pekerjaan belum selesai juga
·         Tanda titik koma digunakan untuk Memisahkan kalimat yang setara didalam satu kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung.
Contoh:
Desi sibuk bernyanyi; ibu sibuk bekerja di dapur; adik bermain bola. 
Tanda titik dua(:)
·         Tanda titi dua digunakan pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian.
Contoh:
Fakultas Teknologi Industri Universitas Gunadarma mempunyai 4 jurusan: Teknik Industri, Teknik mesin, Teknik mesin, Teknik  informatika
·         Tanda titik dua digunakan pada kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian
Contoh:
Project By: Alland Project
·         Tanda titik dua digunakan dalam teks drama sesudah kata yang menunjukan pelaku dalam percakapan
Contoh:
Pak bedul: “Jangan datang terlambat.” 
Dudi: “Siap, Pak.” 
Tanda hubung(-)
·         Tanda hubung digunakan untuk menyambung unsur-unsur kata ulang
Contoh:
Anak-anak kelaparan di negara Afrika adalah akibat globalisasi.
·         Tanda hubung digunkan untuk menyambung kata yang terpisah oleh baris
Contoh:
Walaupun demikian, masih banyak yang tidak-
Mematuhi peraturan tersebut.
·         Tanda hubung digunakan untuk menyambung kata-kata yang dieja satu-satu
Contoh:
p-e-n-i-t-i-p-a-n
·         Tanda hubung digunakan untuk merangkai unsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing
Contoh:
di- packing 


Tanda tanya(?)
·         Tanda tanya selalunya digunakan pada setiap akhir kalimat tanya.
Contoh:
Siapa Presiden Indonesia saat ini?
·         Tanda tanya yang dipakai dan diletakan didalam tanda kurung menyatakan bahwa kalimat yang dimaksud disangsikan atau kurang dapat dibuktikan kebenarannya.
Contoh:
Ia dilahirkan pada tahun 1998 (?)
Tanda seru(!)
  • Tanda seru dipakai sesudah ungkapan atau pernyataan berupa seruan atau perintah atau yang menggambarkan kesungguhan, ketidakpercayaan, atau rasa emosi yang kuat.
Contoh:
Jangan letakan benda itu di depan saya !
Tanda kurung (())
  • Tanda kurung digunakan untuk mengapit tambahan keterangan atau penjelasan.
Contoh:
Komisi A telah menyusun GBPK (Garis Besar Program Kerja) dalam sidang pleno tersebut.
·         Tanda kurung mengapit digunakan untuk keterangan atau penjelasan yang bukan bagian integral pokok pembicaraan.
Contoh:
Keterangan itu (lihat Tabel 10) menunjukkan perkembangan per-ekonomian Indonesia lima tahun terakhir.
·         Tanda kurung digunakan untuk mengapit angka atau huruf yang memerinci satu urutan keterangan.
Contoh:
Faktor produksi menyangkut masalah (a) alam, (b) tenaga kerja, dan (c) modal.
·         Tanda kurung digunakan untuk mengapit huruf atau kata yang kehadirannya di dalam teks dapat dihilangkan.
Contoh:
Kata cocaine diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi kokain(a).


Tanda Kurung Siku ([...])
·         Tanda kurung siku digunakan untuk mengapit huruf, kata, atau kelompok kata sebagai korekssi atau tambahan pada kalimat atau bagian kalimat yang ditulis orang lain. Tanda itu menyatakan bahwa kesalahan atau kekurangan itu memang terdapat di dalam naskah asli.
Contoh:
Sang Puteri men[d]engar bunyi gemerisik.
·         Tanda kurung siku digunakan untuk mengapit keterangan dalam kalimat penjelas yang sudah bertanda kurung.
Contoh:
Persamaan kedua proses ini (perbedaannya dibicarakan di dalam Bab II [lihat halaman 35––38]) perlu dibentangkan di sini.
Tanda Petik (“...”)
·         Tanda petik digunakan untuk mengapit petikan langsung yang berasal dari pembicaraan dan naskah atau bahan tertulis lainnya.
Contoh:
“Saya belum siap,” kata Mira, “tunggu sebentar!”
·         Tanda petik digunakan untuk mengapit judul syair, karangan, atau bab buku yang dipakai dalam kalimat.
Contoh:
Sajak “Berdiri Aku” terdaapat pada halaman 5 buku itu.
Karangan Andi Hakim Nasoetion yang berjudul “Rapor dan Nilai Prestasi di SMA” diterbitkan dalam harian Tempo.
·         Tanda petik digunakan untuk mengapit istilah ilmiah yang kurang dikenal atau kata yang mempunyai arti khusus.
Contoh:
Saat ini ia sedang tidak mempunyai pacar yang di kalangan remaja dikenal dengan “jomblo”.
Karena warna kulitnya, Budi mendapat julukan “si Hitam”.




Tanda Petik Tunggal (‘...’)
·         Tanda petik tunggal digunakan untuk mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan lain.
Contoh:
Tanya Badri, Kau dengar bunyi ‘kring-kring’ tadi?”
“Waktu kubuka pintu depan, kudengar teriak anakku, ‘Ibu, Bapak pulang’, dan rasa letihku lenyap seketika,” ujar Pak Hamdan.
·          Tanda petik tunggal digunakan untuk mengapit makna, terjemahan, atau penjelasan kata atau ungkapan asing.
Contoh:
Feed-back berarti ‘balikan’.
 Tanda Garis Miring (/)
·         Tanda garis miring digunakan di dalam nomor surat dan nomor pada alamat dan penandaan masa satu tahun yang terbagi dalam dua tahun takwim.
Contoh:
No. 12/PK/2005
Jalan Kramat III/10
·         Tanda garis miring digunakan sebagai pengganti kata atau, tiap.
Contoh:
Laki-laki/Perempuan
120 km/jam
 Tanda Penyingkat atau Apostrof (‘)
·         Tanda penyingkat menunjukkan penghilangan bagian kata atau bagian angka tahun.
Contoh:
Gunung pun ‘kan kudaki. (‘kan = akan)
17 Agustus ’45 (’45 = 1945)